Beranda / Hikmah Hidup / Apakah Adik atau Kakak Nenek Mahram?

Apakah Adik atau Kakak Nenek Mahram?

Soal : Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Apakah adik dari nenek termasuk mahram kita?

Jawab:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah amma ba’du.

Ya, adik dari nenek adalah mahram kita sebagaimana kakak dari nenek juga mahram kita.

Demikian pula kakak atau adik dari kakek, juga mahram kita. Karena mereka adalah paman atau bibi dari ibu atau ayah kita. Sedangkan kaidah yang disebut oleh para ulama: “Semua paman atau bibi seorang maka adalah paman dan bibi untuk semua anak keturunannya.”

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan:

واعلم أن كل خالة لشخص أو عمة فهي خالة له ولمن تفرع منه ، وعمة له ولمن تفرع منه ، فعمة أبيك عمة لك ، وخالة أبيك خالة لك ، وكذلك عمة أمك عمة لك ، وخالة أمك خالة لك . وكذلك عمات أجدادك أو جداتك عمات لك ، وخالات أجدادك أو جداتك خالات لك

“Ketahuilah, bahwa setiap khalah (bibi dari jalur ibu) seseorang atau ammah (bibi dari jalur ayah) adalah khalah baginya dan bagi semua yang bercabang darinya (anak keturunannya), ammah baginya dan semua yang bercabang darinya. Maka ammah ayahmu adalah ammah bagimu, khalah ayahmu adalah khalah bagimu. Demikian pula, ammah ibumu adalah ammah bagimu dan khalah ibumu adalah khalah bagimu. Demikian juga, ammah-ammah kakek dan nenekmu adalah ammah bagimu, dan khalah-khalah kakek dan nenekmu adalah khalah bagimu.” (Fatawa Islamiyah: 3/131)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah juga pernah ditanya : “Apakah boleh seorang wanita membuka sebagian auratnya di hadapan amm atau khal (paman) ibunya atau dihadapan amm atau khal (paman) ayahnya? Apakah mereka yang disebutkan itu dianggap mahram?”

Syaikh rahimahullah menjawab:

نعم ، إذا كان لأم المرأة أو أبيها عم شقيق أو من الأب أو من الأم أو لها خال كذلك فإنه يكون من محارم المرأة ، لأن عم أبيك عم لك ، وخال أبيك خال لك ، وكذلك عم أمك وكذلك خالها من النسب فإنه يكون عماً أو خالاً لك

Ya. Apabila ibu seorang wanita atau ayahnya memiliki amm (paman) kandung, atau seayah, atau seibu, atau khal maka mereka termasuk mahram dari sang wanita. Karena amm (paman) ayahmu adalah amm bagimu, khal ayahmu juga khal bagimu. Demikian pula, amm dan khal ibumu secara nasab maka ia adalah amm atau khal bagimu. (Al-Fatawa Al-Jami’ah Li Al-mar’ah Al-Muslimah: 2/596)

Diringkas dari artikel Islamqa.info dengan judul Akhawal Walidain Wa A’mamiha min al-Maharim

Oleh sebab itu boleh bagi seorang wanita berjabat tangan atau membuka hijabnya, dihadapan adik atau kakak laki-laki dari nenek atau kakek, karena mereka terhitung paman sehingga masuk sebagai mahram. Wallahu a’lam.

___________________

Amm bentuk pluralnya a’mam yaitu saudara laki-laki ayah, dengan kata lain paman dari jalur ayah

Ammah yaitu saudara perempuan ayah dengan kata lain bibi dari jalur ayah.

Khal bentuk pluralnya Akhwal yaitu saudara laki-laki ibu atau dengan kata lain paman dari jalur ibu

Khalah yaitu saudara perempuan ibu dengan kata lain bibi dari jalur ibu.

Baca juga Artikel:

BUKAN BALAS BUDI

Wallahu a’lam #bantu jawab. Jatimurni Bekasi, Jum’at 13 Jumada Akhir 1441 H/ 7 Februari M

Zahir Al-Minangkabawi

Follow fanpage maribaraja KLIK

Instagram @maribarajacom

Bergabunglah di grup whatsapp maribaraja atau dapatkan broadcast artikel dakwah setiap harinya. Daftarkan whatsapp anda  di admin berikut KLIK

Tentang Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan bahasa Arab 2 tahun dan pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H/2017M. Sekarang sebagai staff pengajar di Lembaga Pendidikan Takhassus Al-Barkah (LPTA), Radio Rodja, Cileungsi.

Check Also

Empat Faidah Hadits Tentang Dakwah Nabi ﷺ Kepada Keluarganya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri ketika diturunkan kepadanya …

Tulis Komentar

WhatsApp chat