Beranda / Artikel Salayok / Ganti Yang Lebih Baik Bagi Mereka Yang Hijrah Karena Allah

Ganti Yang Lebih Baik Bagi Mereka Yang Hijrah Karena Allah

Meninggalkan sesuatu karena Allah adalah satu hal yang tak mudah. Terlebih, apabila sesuatu itu amat dicintai atau telah mendarah daging dalam diri. Inilah yang dirasakan oleh setiap orang yang berhijrah menuju jalan kebaikan.

Berat memang, namun Allah tak akan menyia-nyiakan hamba-Nya. Barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena -Nya maka Dia akan ganti dengan sesuatu yang lebih baik. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا للهِ إلاَّ أَبْدَلَكَ اللهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ

“Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena Allah melainkan Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik dari hal itu untukmu.” (HR. Ahmad: 21996)

Hal itu adalah satu hal yang benar adanya. Jika kita memperhatikan, terlalu banyak buktinya, di antaranya sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah:

وَلَمَّا تَرَكَ المُهَاجِرُوْنَ دِيَارَهُمْ لِلَّهِ ، وَأَوْطَانَهُمْ الَّتِي هِيَ أَحَبُّ شَيْءٍ إِلَيْهِمْ : أَعَاضَهُمُ اللَّهُ أَنْ فَتَحَ عَلَيْهِمُ الدُّنْيَا ، وَمَلَّكَهُمْ شَرْقَ الأَرْضِ وَغَرْبَهَا

“Tatkala kaum Muhajirin meninggalkan kampung halaman dan tanah kelahiran mereka karena Allah, padahal ia (Makkah) adalah hal yang paling mereka cintai, maka Allah memberikan ganti kepada mereka dengan menaklukkan dunia serta menjadikan timur dan barat bumi milik mereka.” (Raudhatul Muhibbin: 313)

Oleh sebab itu, mari luruskan niat kembali. Mari kita tinggalkan semua masa kelam ini karena Allah. Hijrah ikhlash karena-Nya bukan karena siapa-siapa. Yakin dan percaya, jika memang niat kita lurus maka Allah akan ganti dengan yang lebih baik.

Tentang Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan bahasa Arab 2 tahun dan pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H/2017M.

Check Also

Menolak Kebenaran adalah Kesombongan

Sifat sombong adalah sifat tercela menurut syariat, akal, maupun fitrah. Orang yang sombong tidak akan …

Tulis Komentar