Beranda / Artikel Salayok / Stres dan Depresi Adalah Akibat Dosa

Stres dan Depresi Adalah Akibat Dosa

Siapa diantara kita yang tak pernah merasakan duka, kesedihan, kemurungan jiwa, patah semangat? Tidak ada, semua kita merasakannya. Bahkan, tidak hanya sampai disitu, kerap kali hal itu sampai pada taraf yang membuat kita stress dan depresi.

Jika demikian, maka pahamilah bahwa salah satu sebab dari semua itu adalah dosa, saat hati itu penuh dengan noda. Hasan Al-Bashri rahimahullah pernah mengatakan:

إِنَّ العَبْدَ المُؤْمِنَ لَيَعْمَلُ الذَّنْبَ فَمَا يَزَالُ بِهِ كَئِيْبًا

“Sesungguhnya seorang hamba yang beriman bila melakukan maksiat maka ia akan senantiasa ditimpa oleh duka cita.” (Hilyatul Auliya’: 2/15)

Karena dosa itu racun, ia memiliki akibat dan konsekuensi yang harus dibayar oleh pelakunya. Semakin besar dosa semakin besar pula konsekuensi yang harus dibayar. Allah berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. Ar-Rum: 41)

Oleh sebab itu, jika kita merasakan kesedihan yang berkepanjangan, duka cita yang tak kunjung usai, stres dan depresi, maka segeralah bertaubat. Itulah jalan keluarnya, karena semua itu adalah harga yang harus kita bayar akibat perbuatan dosa yang kita lakukan.

Tentang Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari Minangkabau, kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan Bahasa Arab 2 tahun kemudian pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H. Sekarang sebagai staff pengajar di Lembaga Pendidikan Takhassus Al-Barkah (LPTA) dan Ma'had Imam Syathiby, Radio Rodja, Cileungsi Bogor, Jawa Barat.

Check Also

Nabi Dihina, Apa Yang Mesti Kita Lakukan?

KHUTBAH PERTAMA ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠَّﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩْ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ …

Tulis Komentar

WhatsApp chat