Diamanahi Anak Berkebutuhan Khusus

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum. Ustadz yang semoga dirahmati Allah. Saya mohon nasihat dan sarannya. Saya ibu diamanahi anak berkebutuhan khusus. Anak saya ini sampai sekarang usia 2,5 tahun belum bisa berjalan. Dan qodarullah, sampai 5 bulan lalu Allah menimpakan penyakit yang menjadikannya tuna rungu dan tidak lagi bisa bicara. Mohon nasihatnya agar bisa bersabar dan tabah menghadapi ujian, Ustadz… Jazakumullahu khairan.
(+62852252…)

Jawab:

Wa’alaikumussalam warahmatullah. Allah Maha Pengasih kepada hamba-Nya, menjadikan faedah yang sangat banyak pada musibah yang menimpa orang yang beriman, diantaranya ialah menghapus dosa, dan meningkatkan derajat iman dan pahala kepada yang terkena musibahapabila mau bersabar. Orang muslim yang mendapatkan musibah di dunia menunjukkan bahwa dialah hamba yang dikasihi oleh Allah ta’ala. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إذا أراد اللهُ بعبدِه الخيرَ عجَّل له العقوبةَ في الدنيا وإذا أراد اللهُ بعبدِه الشرَّ أمسكَ عنه بذنبِه حتى يوافِيَه به يومَ القيامةِ

“Jika Allah menghendaki kebaikan pada hamba-Nya, maka Dia akan menyegerakan siksa kepadanya di dunia. Dan, jika Allah menghendaki keburukan bagi hamba-Nya, maka Dia akan menahan (menangguhkan) siksaan itu hingga Allah melakukannya pada hari kiamat kelak.” (HR. at-Tirmidz dan dishahihkan oleh al-Albani 4/610)

Sabar adalah nikmat Allah Ta’ala yang paling besar kepada hamba yang beriman. Karena dengan bersabar dia akan mengenal kebesaran dan kekuasaan Allah ta’ala, senantiasa berharap rahmat-Nya dan takut siksa-Nya, bahkan merasakan nikmatnya iman. Rasulullah shalallahu alihi wasallam bersabda:

وَ مَا أُعْطِيَ أَحَدٌ شَيْئًا هُوَ خَيْرٌ وَ أَوْسَعُ مِنْ الصَّبْر

“Tidaklah seseorang diberi sesuatu yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Abu Dawud no. 1451)

Sahabat Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata: “Kami menjumpai kebahagiaan hidup kami dengan kesabaran.” (Fathul Majid 1/436)

Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu juga berkata, “Sesungguhnya kedudukan sabar di dalam iman seperti kedudukan kepala dari tubuh manusia. Ketahuilah, tidaklah seorang mukmin yang sempurna bila dia tidak bersabar.” (Syu’abil Iman 7/124)

Dan harap diketahui, bahwasannya orang yang bersabar memiliki tiga keutamaan; Allah ta’ala menyebutnya di kalangan Malaikat, diberi rahmat, dan diberi petunjuk. Silahkan baca kembali QS. Al-Baqarah ayat 155-156.
Semoga penanya selalu diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian di atas. Wallahu a’lam.

________________________________

Dijawab oleh: Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc. melalui majalah al-Mawaddah Vol. 92 Shafar 1437 H

Diposting oleh Maribaraja.Com

Follow fanpage maribaraja KLIK

Instagram @maribarajacom

Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc

Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc adalah mudir Ma'had Al-Furqon Al-Islami Srowo, Sidayu, Gresik, Jawa Timur. Beliau juga merupakan penasihat sekaligus penulis di Majalah Al-Furqon dan Al-Mawaddah

Related Articles

Back to top button
WhatsApp Yuk Gabung !