Beranda / Fawa'id / Diganggu Jin, Usir Dengan Adzan

Diganggu Jin, Usir Dengan Adzan

Mungkin ada diantara kita yang pernah diganggu oleh jin. Hal itu tidak menutup kemungkinan sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam saja pernah diganggu oleh mereka, demikian pula dengan para sahabat. Seperti yang pernah terjadi pada Abu Hurairah radhiyallahu anhu yang diganggu ketika beliau tengah menjaga harta zakat.

Bentuk gangguan jin ini pun bermacam-macam, baik yang berupa sesuatu yang dilihat maupun melalui sesuatu yang didengar. Seperti contohnya ada suara yang memanggil, dst. Jika kita dalam kondisi demikian, maka salah satu cara untuk menghilangkan gangguan tersebut adalah dengan adzan. Hal ini sebagaimana pernah terjadi pada zaman tabi’in dahulu. Disebutkan dalam sebuah riwayat Imam Muslim, dari Suhail dia berkata; 

أَرْسَلَنِي أَبِي إِلَى بَنِي حَارِثَةَ قَالَ وَمَعِي غُلَامٌ لَنَا أَوْ صَاحِبٌ لَنَا فَنَادَاهُ مُنَادٍ مِنْ حَائِطٍ بِاسْمِهِ قَالَ وَأَشْرَفَ الَّذِي مَعِي عَلَى الْحَائِطِ فَلَمْ يَرَ شَيْئًا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِأَبِي فَقَالَ لَوْ شَعَرْتُ أَنَّكَ تَلْقَ هَذَا لَمْ أُرْسِلْكَ وَلَكِنْ إِذَا سَمِعْتَ صَوْتًا فَنَادِ بِالصَّلَاةِ فَإِنِّي سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا نُودِيَ بِالصَّلَاةِ وَلَّى وَلَهُ حُصَاصٌ

Ayahku pernah mengutusku pergi ke bani Haritsah, maka aku pergi bersama budak kami -atau sahabat kami-, tiba-tiba seseorang memanggil namanya dari balik kebun. Sahabat kami ini pun segera memeriksa kebun, namun ia tidak melihat siapa pun. Aku pun mengabarkan hal itu kepada ayahku, maka dia berkata; ‘Kalau aku tahu kamu menemui hal ini, niscaya aku tidak akan mengutusmu. Akan tetapi apabila kamu mendengar suara maka adzanlah seperti adzan untuk shalat, sebab aku mendengar Abu Hurairah menceritakan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Apabila seorang muadzin mengumandangkan adzan untuk shalat, maka setan akan lari sambil terkentut-kentut.” (HR. Muslim: 389)

Oleh sebab itu, jika memang kita diganggu oleh setan dari kalangan jin maka cobalah kumandangkan adzan, sambil memohon perlindungan kepada Allah.

Baca juga Artikel:

Jin, Dukun, Peramal Tidak Mengetahui Hal Ghaib

Meminta Bantuan Jin Ada Yang Boleh?

Apakah Jin dan Setan Beranak-pinak?

Selesai disusun di Kantor Takhasus Al-Barkah Cileungsi, Ahad 25 Rabi’ul Akhir 1441H/ 22 Desember 2019M

Zahir Al-Minangkabawi

Follow fanpage maribaraja KLIK

Instagram @maribarajacom

Bergabunglah di grup whatsapp maribaraja untuk dapatkan artikel dakwah setiap harinya. Daftarkan whatsapp anda di admin berikut KLIK

Tentang Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari Minangkabau, kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan Bahasa Arab 2 tahun kemudian pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H. Sekarang sebagai staff pengajar di Lembaga Pendidikan Takhassus Al-Barkah (LPTA) dan Ma'had Imam Syathiby, Radio Rodja, Cileungsi Bogor, Jawa Barat.

Check Also

Bilal bin Rabah – Sirah Sahabat

Muadzin Rasulullah “Abu Bakar adalah Pemimpin Kami yang telah Membebaskan Pemimpin Kami (Maksudnya Bilal)” (Umar …

Tulis Komentar

WhatsApp chat