Beranda / Kaba Urang Dulu / RABI’ BIN KHAITSAM (KabaUrangDulu002)

RABI’ BIN KHAITSAM (KabaUrangDulu002)

 

Rabi’ bin Khaitsam rahimahullah pernah mengatakan:
لَا خَيْرَ فِي الكَلَامِ إِلَّا فِي تِسْعٍ: تَهْلِيْلٍ، وَتَكْبِيْرٍ، وَتَسْبِيْحٍ، وَتَحْمِيْدٍ، وَسُؤَالِكَ عَنْ الخَيْرِ، وَتَعَوُّذِكَ مِنَ الشَّرِّ، وَأَمْرِكَ بِالمَعْرُوْفِ، وَنَهْيِكَ عَنِ المُنْكَرِ، وَقِرَاءَتِكَ القُرْآنَ
“Tidak ada kebaikan di dalam perkataan kecuali dalam sembilan hal: ucapan tahlil, takbir, tasbih, dan tahmid, serta permohonanmu untuk meminta kebaikan, berlindung dari kejelekan, ajuranmu terhadap perkara yang ma’ruf serta melarang dari yang mungkar dan bacaan al Qur’an.” (Mausu’ah Nadhratin An-Naim: 7/2643)
Alih bahasa: Dede Manshurullah, Karawang

Tentang Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari Minangkabau, kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan Bahasa Arab 2 tahun kemudian pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H. Sekarang sebagai staff pengajar di Lembaga Pendidikan Takhassus Al-Barkah (LPTA) dan Ma'had Imam Syathiby, Radio Rodja, Cileungsi Bogor, Jawa Barat.

Check Also

Ushul Tsalatsah – Pokok Kedua: Mengenal Agama Islam

Pada bagian ini Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah memaparkan tentang makna dari agama Islam. Syaikh …

Tulis Komentar

WhatsApp chat