Beranda / Fawa'id / Do’a Untuk Orang Yang Memberi Makan atau Minum

Do’a Untuk Orang Yang Memberi Makan atau Minum

Jika ada orang yang memberi kita makan atau minum maka balaslah. Ini adalah salah satu adab dan akhlak mulia yang diajarkan agama, semua kebaikan apapun bentuknya sebisa mungkin dibalas, minimalnya dengan do’a. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَنَعَ إِلَيْكُمْ مَعْرُوفًا فَكَافِئُوهُ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا مَا تُكَافِئُونَهُ فَادْعُوا لَهُ حَتَّى تَرَوْا أَنَّكُمْ قَدْ كَافَأْتُمُوهُ

“Barang siapa yang berbuat kebaikan kepada kalian maka balaslah, apabila kalian tidak mendapat sesuatu untuk membalasnya maka do’akanlah dia hingga kalian melihat bahwa kalian telah membalasnya.” (HR. Abu Dawud: 1672)

Maka jika ada orang yang berbuat baik dengan memberi makan atau minum hendaknya kita balas atau minimalnya kita do’akan. Do’a untuk orang yang memberi makan atau minuman, yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu:

اللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِي وَأَسْقِ مَنْ أَسْقَانِي

Ya Allah, berilah makan orang yang telah memberiku makan dan berilah minum orang yang telah memberiku minum.” (HR. Muslim: 2055)

Oleh sebab itu, mari kita hafalkan do’a ini, dan mari kita do’akan setiap orang yang memberi makan atau minum kepada kita agar kita bisa menjadi hamba-hamba yang pandai bersyukur dan berterimakasih.

Baca juga Artikel:

UMAR DAN MAKANAN LEZAT

# faidah singkat, ditulis di Sekretariat Maribaraja.Com, Jatimurni Bekasi. Kamis, 17 Rabi’ul awwal 1441H/ 14 Nov 2019, 06:15 WIB

Zahir Al-Minangkabawi

Follow fanpage maribaraja KLIK

Instagram @maribarajacom

Bergabunglah di grup whatsapp maribaraja atau dapatkan broadcast artikel dakwah setiap harinya. Daftarkan whatsapp anda  di admin berikut KLIK

Tentang Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari Minangkabau, kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan Bahasa Arab 2 tahun kemudian pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H. Sekarang sebagai staff pengajar di Lembaga Pendidikan Takhassus Al-Barkah (LPTA) dan Ma'had Imam Syathiby, Radio Rodja, Cileungsi Bogor, Jawa Barat.

Check Also

Ushul Tsalatsah – Raghbah, Rahbah, Khusyu’ dan Khasyyah

Pada bagian ini Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah memaparkan beberapa dalil dari Al-Qur’an mengenai Raghbah, …

Tulis Komentar

WhatsApp chat