DOA BERBUKA PUASA

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ketika berbuka puasa, beliau mengucapkan:

 ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

“Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala in syaa Allah.” (HR. Abu Dawud: 2357, Hadits hasan)

“Tsabatal ajru (telah tetap pahala)” beliau ucapkan sebagai bentuk optimisme. Dan ucapan beliau “In syaa Allah” agar tidak memastikan bahwa beliau mendapatkan pahala sedang beliau tidak tahu hakikat yang sesungguhnya. Apakah diterima atau tidak. Dan juga agar tidak merasa ujub dengan amalan.

Di dalam dzikir ini ada penggabungan antara pengakabaran tentang kenyataan yang ada sebagai bentuk pengingat diri akan nikmat Allah dengan hilangnya rasa dahaga dan basahnya tenggorokan dan antara berbaik sangka kepada Allah serta menghalangi sifat ujub. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Munajjid

Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari Minangkabau, kota Padang, Sumatera Barat. Pendiri dan pengasuh Maribaraja. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan Bahasa Arab 2 tahun kemudian pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah. Kemudian melanjutkan ke Universitas Imam Muhammad bin Su'ud Arab Saudi cabang Asia Tenggara (LIPIA Jakarta) Jurusan Syariah. Mengajar di Ma'had Imam Syathiby, Radio Rodja, Cileungsi Bogor, Jawa Barat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp Yuk Gabung !