Beranda / Ilmu Syar'i / Akidah / DI ANTARA CIRI KHAWARIJ

DI ANTARA CIRI KHAWARIJ

Di antara kelompok yang menyimpang dan menyelisihi Ahlussunnah wal jama’ah adalah Khawarij. Kelompok yang dikatakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

يَمْرُقُونَ مِنْ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنْ الرَّمِيَّةِ

“Mereka melesat keluar dari agama sebagaimana melesatnya anak panah dari busurnya.” (HR. Bukhari: 3610, Muslim: 1064)

Di antara ciri mereka adalah mengkafirkan seorang muslim yang melakukan dosa besar serta mengahalalkan memberontak dan keluar dari ketaatan terhadap pemimpin kaum muslimin.

Dan yang perlu diperhatikan oleh setiap muslim dan muslimah terlebih pada zaman sekarang, bahwa bentuk keluarnya Khawarij dari ketaatan kepada pemerintah yang sah tidak hanya dengan mengangkat senjata. Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah mengatakan:

لَيْسَ مِنْ شَرْطِ الخَوَارِجِ حَمْلُ السِّلَاحِ، بَلْ إِذَا اِعْتَقَدَ تَكْفِيْرَ المُسْلِمِ بِالكَبِيْرَةِ يَكُوْنُ مِنَ الخَوَارِجِ وَعَلَى مَذْهَبِهِمْ، وَإِذَا حَرَّضَ عَلَى وَلِيِّ أَمْرِ المُسْلِمِيْنَ بِالخُطَبِ وَالْكِتَابَاتِ وَلَوْ لَمْ يَحْمِلِ السِّلَاحَ، هَذَا مَذْهَبُ الخَوَارِجِ

“Syarat dikatakan Khawarij itu bukan hanya dengan mengangkat senjata. Bahkan, apabila ia meyakini kafirnya seorang muslim hanya karena dosa besar, maka ia termasuk Khawarij dan berada di atas madzhab mereka. Dan apabila ia memprovokasi orang lain untuk menentang pemerintah kaum muslimin dengan khutbah-khutbah (orasi) serta tulisan-tulisan maka meskipun ia tidak mengangkat senjata, ini merupakan madzhab Khawarij.” (Al-Ijabatul Muhimmah fil Masyakil Mulimmah: 10-11 Cet. Maktabah ar-Rusyd, KSA)

Oleh sebab itu, berhati-hati dari fitnah keyakinan dan cara beragama Khawarij ini. Sibukkan diri dengan menuntut ilmu agama dan beribadah. Banyaklah berada di rumah bersama keluarga karena di luar sana fitnah Khawarij sangat panas. /art0295

Tentang Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari Minangkabau, kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan Bahasa Arab 2 tahun kemudian pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H. Sekarang sebagai staff pengajar di Lembaga Pendidikan Takhassus Al-Barkah (LPTA) dan Ma'had Imam Syathiby, Radio Rodja, Cileungsi Bogor, Jawa Barat.

Check Also

Dajjal, Fitnah Besar Di Akhir Zaman

FITNAH TERBESAR DALAM SEJARAH HIDUP MANUSIA Satu hal yang sangat perlu menjadi bahan perhatian bagi …

Tulis Komentar

WhatsApp chat