MUHAMMAD BIN AL-FADHL – Hilangnya Islam

Muhammad bin al-Fadhl al-Balkhi rahimahullah pernah berkata :

ذِهَابُ الإِسْلَامِ مِنْ أَرْبَعَةٍ ؛ لَا يَعْمَلُوْنَ بِمَا يَعْلَمُوْنَ، وَيَعْمَلُوْنَ بِمَا لَا يَعْلَمُوْنَ، وَلاَ يَتَعَلَّمُوْنَ مَا لَا يَعْلَمُوْنَ، وَيمْنَعُوْنَ النَّاسَ مِنَ التَّعَلُّمِ

“Hilangnya Islam dari empat golongan; mereka yang tidak mengamalkan apa yang telah mereka ketahui, mereka yang mengamalkan apa yang tidak mereka ketahui, mereka yang tidak mau mempelajari apa yang tidak mereka ketahui dan mereka yang menghalangi manusia dari belajar.” (Al-I’tisham: 96)

Oleh sebab itu, waspadalah agar tidak termasuk salah satu dari empat golongan ini.

Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari Minangkabau, kota Padang, Sumatera Barat. Pendiri dan pengasuh Maribaraja. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan Bahasa Arab 2 tahun kemudian pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah. Kemudian melanjutkan ke Universitas Imam Muhammad bin Su'ud Arab Saudi cabang Asia Tenggara (LIPIA Jakarta) Jurusan Syariah. Mengajar di Ma'had Imam Syathiby, Radio Rodja, Cileungsi Bogor, Jawa Barat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp Yuk Gabung !