Beranda / Zahir Al-Minangkabawi (page 44)

Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan bahasa Arab 2 tahun dan pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H/2017M.

PKI (Art.Salayok71)

Hari-hari ini, topik tentang PKI kembali mencuat. Semakin hangat dengan adanya tindak penganiayaan kepada ustadz dan tokoh agama. Memang eksekutornya adalah orang gila. Entah gila benaran atau jadi-jadian, yang penting dapat dipastikan ada pihak dibalik layar. Apa yang harus kita perbuat untuk menghadapi kondisi ini?? Mari kita dengarkan penuturan pelaku …

Read More »

SYARI’AT DAN KEDUDUKAN AQIDAH (Art.SalayangAkidah002)

Syari’at terbagi menjadi dua macam; I’tiqad dan ‘amaliyah. I’tiqad atau aqidah adalah sesuatu yang tidak berkaitan dengan tata cara amalan. Aqidah, inilah yang kadang disebut dengan Ushul. Sedangkan ‘amaliyah adalah yang berkaitan dengan tata cara sebuah amalan seperti tata cara shalat, puasa, menunaikan zakat, dst. Inilah yang kadang diistilahkan dengan …

Read More »

PENGERTIAN AKIDAH (Art.SalayangAkidah001)

Secara Bahasa Kata Aqidah adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Arab. Terambil dari al-‘Aqdu yang bermakna mengikat. Aqidah adalah agama seseorang. Jika ada yang mengatakan: “Orang itu memiliki Aqidah yang baik” maknanya adalah orang itu memiliki aqidah yang kokoh selamat dari keraguan. Perlu diingat bahwa aqidah adalah sebuah amalan …

Read More »

ATS-TSARTSARUN (Art.Salayok70)

Mendengar anak kecil yang baru belajar bicara dengan gaya dan kelucuannya adalah sebuah kesenangan.  Semakin banyak ia bicara kita semakin senang. Namun berbeda halnya jika yang banyak bicara itu bukan anak kecil lagi. Kita jadi malas sendiri, dia lagi dia lagi. Banyak orang yang senang bicara, persis seperti anak kecil …

Read More »

BANJIR DAN TANAH LONGSOR (Art.Salayok68)

Banjir dan tanah longsor menjadi topik hangat pada hari ini. Jalanan Jakarta yang biasanya penuh sesak dengan kendaraan bermotor sekarang berubah menjadi kolam renang gratis bagi bocah-bocah. Rumah-rumah warga terendam air yang belum tahu kapan susutnya. Entah berapa jumlah pastinya dari mereka yang harus mengungsi meninggalkan rumah.Jalur Bogor-Sukabumi bertambah jauh bagi …

Read More »

GAYUNG TAK BERSAMBUT

Terkadang, keadaan memaksa kita untuk bertepuk sebelah tangan. Gayung diulur namun tak bersambut. Ada saja di antara manusia itu yang justru membalas air susu dengan air tuba. Kebaikan dibalas dengan perlakuan jelek, buruk, dan kasar. Lantas, apa yang harus kita lakukan? Kata orang-orang tua kita  dahulu: “Janganlah membalas kejahatan dengan …

Read More »

ANTARA AKU, KAMU DAN KITA (Art.Salayok67)

Apakah ada manusia yang bisa hidup seorang diri?? Segala keperluan dan kebutuhan hidupnya dapat ia penuhi tanpa berhubungan dengan orang lain sama sekali??Tidak ada, sekuat dan setangguh apa pun dia. Selama ia masih berstatus “manusia” ia akan tetap membutuhkan orang lain, karena manusia itu lemah tak berdaya. Camkanlah wahyu ilahi …

Read More »

TELAH BERBUAH (Art.Salayok66)

“Telah menjadi tradisi bagi seluruh negeri Islam, mengajar anak dari waktu masih kecil membaca al-qur’an dengan lidah yang fasih dan makhraj yang tepat, dengan tidak memandang bangsa. Itulah pula sebabnya maka salah satu usaha penting dari negeri-negeri yang menjajah dunia Islam, ialah menghalang-halang dan membelokkan perhatian ibu-bapa daripada mengajar anak-anaknya mengaji …

Read More »

KISAH KITA (Art.Salayok65)

Banyak di antara kita yang idealis dalam masalah dunia, namun dalam masalah akhirat biasa-biasa  saja. Bukankah selama ini kita mati-matian memberikan yang terbaik untuk karier dan cita-cita dunia. Tapi, tak peduli dengan karier akhirat kita. Kapan kita kembali mempelajari tata cara shalat?! Jangan-jangan sampai saat ini shalat kita masih sama …

Read More »

HUJAN (Art.Salayok64)

Hujan turun lagi, sebelum terbit sang mentari. Semakin menambah dingin hawa pagi  ini. Seorang mukmin tentu akan mengatakan bahwa itu adalah rahmat Allah yang diturunkan kepada hamba-Nya. Namun ada juga orang yang lupa akan hal itu, dengan gampangnya ia mengatakan; “Wajar, sekarang bulan Februari, masih musim hujan.”  Dari sahabat Zaid …

Read More »
WhatsApp chat