Beranda / Zahir Al-Minangkabawi (page 44)

Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan bahasa Arab 2 tahun dan pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H/2017M.

CUKUPLAH ADZAN

Kumandang adzan yang saling bersahutan di lima waktu dalam sehari-semalam adalah nikmat yang layak untuk disyukuri. Kenapa tidak? sedangkan dibelahan bumi lain adzan adalah barang langka, bahkan di beberapa tempat, adzan merupakan sesuatu yang terlarang. Mengumandangkannya dengan pengeras suara adalah sebuah bentuk pelanggaran.  Jika jujur, kita akan mengatakan bahwa adzan bisa …

Read More »

AWAS! MANUSIA BERACUN

MENYUMBANG BANYAK SAHAM Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari kehadiran orang lain dalam hidupnya. Sejak lahir sampai meninggal dunia, banyak orang yang dijumpainya. Diantara mereka, ada yang menjadi bagian penting, dan ada juga yang segera terlupakan. Diantara orang yang menjadi bagian penting itu adalah sahabat. Sahabat menyumbang banyak …

Read More »

DI ANTARA AMALAN PENGHAPUS PAHALA

Jangan diurai kembali Siapa di antara manusia yang ingin membuang hasil jerih payahnya? Padahal, hasil itu ia dapatkan dengan usaha keras. Rasanya tidak mungkin manusia yang sehat akal dan jernih pikirannya mau melakukan perbuatan tersebut. Waktu ia habiskan, biaya yang tidak sedikit, keletihan yang dirasakan, tapi kemudian hasilnya terbuang sia-sia. Tidak …

Read More »

PERGUMULAN BATIN (Art.Refleksi Hikmah)

Hidup di zaman ini merupakan tatangan tersendiri bagi setiap muslim dan muslimah. Untuk mempertahankan keyakinan dan akhlak mulia butuh perjuangan. Mereka harus bisa bertransformasi menjadi karang di lautan biru atau cadas di puncak Merbabu. Siswanto, itulah nama bapak itu. Kami bertemu dengannya di Blora pada saat kali pertama berkunjung kesana. …

Read More »

TERBESAR DALAM SEJARAH HIDUP MANUSIA

FITNAH TERBESAR DALAM SEJARAH HIDUP MANUSIA Satu hal yang sangat perlu menjadi bahan perhatian bagi setiap muslim dan muslimah adalah mengetahui tentang Dajjal. Sebab, ia merupakan fitnah paling dahsyat yang akan melanda umat manusia. Rasulullah pernah bersabda: “Sesungguhnya tidak ada fitnah di muka bumi ini semenjak Allah menciptakan Adam, yang …

Read More »

ANTARA MACET, SAPI DAN KITA (Art.Refleksi Hikmah)

MACET Macet adalah teman sekaligus musuh bagi orang-orang di ibukota ini. Setiap hari dan selalu saja melelahkan. Sekarang, tidak hanya di jam-jam sibuk tapi hampir di setiap waktu. Tidak hanya di jalan-jalan arteri biasa, di jalan tol pun juga. Bahkan, di jalan tol lebih parah dan lebih menyiksa.Bagaimana tidak, saat …

Read More »

DO’AKANLAH KEBAIKAN UNTUK MEREKA

Hari ini banyak orang yang mengklaim bahwa ia adalah ahlus sunnah. Akan tetapi, sangat disayangkan hal itu hanya “pengakuan” saja sedang nyatanya ia sangat jauh dari ciri ahlus sunnah itu sendiri. Salah satu tanda seorang itu adalah ahlussunnah adalah apa yang dikatakan oleh Imam al-Barbahari rahimahullahu, ia pernah mengatakan: إذا …

Read More »

AGAMA BUKAN AKAL (Art.Salayok42)

Imam Abu Dawud dan yang lainnya menyebutkan sebuah riwayat dari Ali bin Abi Thalib, ia mengatakan:  لَوْ كَانَ الدِّينُ بِالرَّأْىِ لَكَانَ أَسْفَلُ الْخُفِّ أَوْلَى بِالْمَسْحِ مِنْ أَعْلاَهُ وَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَمْسَحُ عَلَى ظَاهِرِ خُفَّيْهِ. “Kalau seandainya agama ini dibangun berdasarkan akal, maka sungguh bagian bawah …

Read More »

SUAMI TERBAIK (Art.Salayok41)

Dari Al-Aswad bin Yazid pernah menceritakan: سَأَلْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ فِي الْبَيْتِ قَالَتْ كَانَ يَكُونُ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ فَإِذَا سَمِعَ الْأَذَانَ خَرَجَ “Aku bertanya kepada Aisyah tentang apa yang dilakukan Nabi di rumah, maka ia menjawab: ‘Beliau biasa melayani istri (dalam …

Read More »

KRISIS EKONOMI (Art.Salayok40)

Al-Imam Ibnu Katsir menyebutkan dalam kitabnya al-Bidayah wa Nihayah: Pada tahun 426 H, di Mesir terjadi krisis ekonomi yang membuat harga melambung tinggi. Sampai-sampai banyak orang memakan bangkai, mayat dan anjing. Ada juga seorang laki-laki membunuh bayi dan para wanita untuk dijual dagingnya. Maka ketika laki-laki tersebut terbunuh, dagingnya juga …

Read More »
WhatsApp chat