Beranda / Ilmu Syar'i / Tafsir / Kehancuran Suatu Negeri (#3/6)

Kehancuran Suatu Negeri (#3/6)

Tiga Golongan Utama Perusak Islam

Setelah kita mengetahui penyebab kehancuran negara secara umum, yang intinya karena mengingkari nikmat Allah ﷻ dan mendustakan ajaran Nabi ﷺ, maka kita perlu mengetahui pula siapakah para pakar perusak Islam, agar kita dapat waspada dari bahaya dan fitnah mereka.

Abdullah Ibnul Mubarak رحمه الله berkata: “Tidaklah dirusak agama Islam ini melainkan oleh tiga golongan: Pemimpin Curang, Ulama Sesat dan Ahli Ibadah yang Tersesat.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir: 2/351 dan Tafsir Al-Qurthubi: 8/120)

Yang dimaksud pemimpin diatas meliputi pemimpin negeri, organisasi, partai dan juga pemimpin-pemimpin lainnya. Namun bukan berarti semua pemimpin dikatakan perusak dinul Islam. Karena itu perhatikan keterangan dibawah ini!

Imam Pensyarah Kitab Akidah At-Thahawiyah berkata:

Pemimpin yang curang ialah pemimpin yang  menolak syariat Islam karena mengutamakan kepentingan politik, Sedangkan ulama sesat ialah ulama yang keluar dari ketentuan syariat Allah, karena mendahulukan pendapatnya, atau kias yang bathil, sehingga menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya atau mengharamkan apa yang dihalalkan. Mereka menetapkan hukum yang tidak disyariatkan dan menolak hukum yang ditetapkan. Mereka menjadikan dalil khusus untuk umum dan menjadikan yang umum untuk khusus.

Adapun ahli ibadah yang tersesat ialah  (semisal) pengikut tarekat sufi tersesat, mereka menolak hakikat iman dan syariat islam, karena berpegang dengan perasaan, khayalan dan bisikan (was-was) setan. Mereka menentukan amal ibadah yang tidak disyariatkan oleh Allah dan membatalkan ad-Din yang disyariatkan oleh Allah lewat lisan Rasul-Nya ﷺ, kemudian menggantinya dengan hakikat iman yang mereka buat sendiri atau diada-adakan. (Lihat Syarah Akidah At-Thahawiyah 1/222)

Selanjutnya, Beliau رحمه الله berkata: Pemimpin yang zalim akan berucap; “Jika urusan politik bertentangan dengan syariat Islam, maka kami mendahulukan kepentingan politik. Sedangkan Ulama penyesat pun berucap; “Jika dalil nash ber tentangan dengan akal, maka kami mendahulukan akal. Dan Ahli Ibadah (tarekat tersesat) berucap: “Jika dalil nash bertentangan dengan perasaan atau angan angan, maka kami mendahulukan perasaan. (Lihat Syarah Akidah At-Thahawiyah 1/222)

Ibnu Katsir رحمه الله berkata: Manusia pada umumnya membutuhkan ulama, ahli ibadah dan orang yang memiliki kedudukan atau harta, sebab jika mereka bertiga ini rusak maka rusaklah keberadaan umat. (Sebagaimana perkataan Ibnu Al-Mubarok. Lihat Tafsir Ibnu Katsir 2/351 )

Ziyad bin Jarir رضي الله عنه berkata: Saya pernah datang kepada Umar ibnul Khatthab, lalu Beliau رضي الله عنه bertanya kepadaku: Taukah kamu penghancur Agama Islam? Yaitu ulama yang sesat, bantahan orang munafik terhadap al-Qur’an dan keputusan pemimpin yang tersesat. (Lihat Hilyatul Auliya’ 4/196, Faidhul Qadir 2/419)

Aisyah رضي الله عنهما pernah berkata; dari Nabi  ﷺ, Beliau bersabda:

إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللَّهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ

Sesungguhnya orang yang paling dimarahi/dimurkai oleh Allah ialah orang yang suka membantah dalil. (HR. Bukhari 2/867 dan Muslim 4/2054)

Siapakah pada zaman sekarang yang dikatakan para pembantah dalil??, itulah aliran Islam Liberal, Ahli Bid’ah, dan Tokoh Umat Hizbi dan yang lainnya. Mereka ini In syaa Allah… tergolong firman-Nya didalam surat At-Taubah: 34.

Ibnu Katsir رحمه الله berkata: “Mereka itu mencari urusan dunia dengan menjual agamanya, demikian juga ingin mencari pangkat, kedudukan, dan kepemimpinan guna menguasai seluruh manusia dengan memakan harta mereka. (Lihat di dalam Tafsirnya 2/351)

❀•◎•❀

Penyebab Kemakmuran

Diantara visi dan misi setiap negeri, adalah kemakmuran. Makmur negerinya maupun makmur rakyatnya pula. Namun, banyak manusia yang tak tahu bagaimana cara dan apa sebab dari kemakmuran tersebut?!

Terdapat suatu obat yang mujarab untuk menyelesaikan dunia Islam Internasional yang sekarang kita rasakan sedang goncang, timbul perselisihan dan kehancuran. Satu satunya obat yang mampu mengeluarkan Dunia Islam Internasional dari kekacauan berupa perbedaan pendapat, kesenggangan akidah, politik, sosial dan ekonomi.

Syeikh Abdul Aziz bin Baz رحمه الله menjelaskan, bahwa hal tersebut terdapat di dalam firman Allah ﷻ; QS. Muhammad, QS. Al-Hajj, QS.An-Nur, QS. Ali Imron.

Penasaran?? Yuk sama-sama kita simak di pembahasan selanjutnya…

Bersambung…

https://maribaraja.com/kehancuran-suatu-negeri-4-6/

Tentang Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc

Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc adalah mudir Ma'had Al-Furqon Al-Islami Srowo, Sidayu, Gresik, Jawa Timur. Beliau juga merupakan penasihat sekaligus penulis di Majalah Al-Furqon dan Al-Mawaddah

Check Also

Enam Nasihat Syaikh Shalih Al Ushaimi Dalam Menghadapi Wabah Corona – Khutbah Jum’at

Di tengah wabah yang melanda, semakin butuh kita pada para Ulama. Berikut adalah teks khutbah …

Tulis Komentar

WhatsApp chat