Beranda / Artikel Salayok / SAMBUNG LAGI (Art.Salayok33)

SAMBUNG LAGI (Art.Salayok33)

Bagaimana mau lancar rezekinya?! Kakak jadi musuh, adik ngak sapaan. Paman, bibi apalagi, jauh sekali. Silaturrahimnya diputus.

Padahal, Rasulullah bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barangsiapa mengiginkan untuk diluaskan rezekinya serta diundur ajalnya maka hendaklah ia bersilaturrahim.” (HR. Bukhari: 5640, Muslim: 2557)

Maka sambunglah hubungan yang selama ini terputus, timbun kembali jurang pemisah itu dengan pasir maaf.

Jauhnya jarak dan tempat bukan halangan lagi di zaman ini, yang penting kuncinya “Hati.”

Siapa saja yang disebut kerabat, yang diperintahkan kepada kita untuk menyambung silaturahim?

Kata Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin: mereka yang masih ada hubungan dengan kita sampai kakek keempat. (Lihat: al-Qaulul Mufid 1/35)

Semoga bermanfaat.

Tentang Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan bahasa Arab 2 tahun dan pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H/2017M.

Check Also

Siapa Pendidik Pertama Buat Balita?

Anak kecil pada umumnya lebih banyak berdiam di rumah bersama ibu dan keluarga daripada dia …

Tulis Komentar