Beranda / Artikel Salayok / KENAPA ASIN?? (Art.Salayok 60)

KENAPA ASIN?? (Art.Salayok 60)

Ada yang bilang, bahwa “hidup itu penuh dengan cita rasa. Ada manis, pahit, kecut, asin, hambar dan seterusnya.”

Asam garam kehidupan  yang akan dikecap oleh setiap insan selama hayat dikandung badan.

Oleh sebab itu, tidak perlu sedih dengan luka yang kita rasa. Percayalah bahwa orang lain juga sama.

Nikmati saja, tidak perlu berangan-angan akan hidup senang selamanya. Ini dunia bukan surga.

Semua ada hikmahnya. Allah berfirman:

{إِن يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِّثْلُهُ ۚ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَاءَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ} [آل عمران : 140]

Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim. (QS. Ali Imran: 140)

Orang yang telah mendahului kita pernah mengatakan:

“Zaman bergilir, ada yang naik dan ada yang jatuh, dunia tiada kekal. Bagi diriku sendiri, di dalam hidup ini akupun datang dan akupun akan pergi. Kehidupan adalah pergiliran di antara senyum dan ratap. Air mata adalah asin; sebab itu dia adalah garam dari penghidupan.” (Buya Hamka, Tafsir  al-Azhar 1/53)

Tentang Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan bahasa Arab 2 tahun dan pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H/2017M.

Check Also

Ikhlas Akan Memudahkan Seorang Hijrah Meninggalkan Kebiasaan Buruk

Hijrah tak semudah diucapkan, karena meninggalkan kebiasaan buruk memang tak semudah membalik kedua telapak tangan. …

Tulis Komentar