Arsip Artikel Pembahasan Kitabut Tauhid

Kitabut Tauhid karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah adalah salah satu kitab akidah yang sangat penting dan perlu untuk dipelajari. Berikut adalah arsip artikel pembahasan Kitabut Tauhid yang pernah kami sampaikan pada muhadharah umum (kajian rutin) setiap malam Sabtu di Masjid Nurul Iman Griya Bukit Jaya, Tlanjung Udik, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.

Kitab ini selesai dibahas dalam kurun waktu kurang lebih satu setengah tahun dan berakhir sebelum bulan Rajab 1441H yang lalu. Untuk membaca artikel, klik judul:

[toggle title=”BIOGRAFI SINGKAT PENULIS KITAB” state=”close”]Biografi Penulis Kitabut Tauhid[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 2″ state=”close”]Keistimewaan Tauhid Dan Dosa Yang Diampuni Karenanya[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 7″ state=”close”]Memakai Gelang dan Sejenisnya Untuk Menangkal Bahaya Adalah Syirik[/toggle]

 

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 13 ” state=”close”]Termasuk Kesyirikan Isti’adzah Kepada Selain Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 14 ” state=”close”]Termasuk Kesyirikan Istighatsah Kepada Selain Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 15 ” state=”close”]Tidak Seorangpun Yang Berhak Disembah Selain Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 16 ” state=”close”]Malaikat Makhluk Yang Perkasa Takut Ketika Turun Wahyu[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 17 ” state=”close”]Syafa’at[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 18″ state=”close”]Nabi Tidak Dapat Memberi Hidayah Kecuali Dengan Kehendak Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 19″ state=”close”]Penyebab Utama Kekafiran Adalah Ghuluw Dalam Mengagungkan Orang-orang Shalih[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 20″ state=”close”]Larangan Beribadah Kepada Allah Di sisi Kuburan Orang-orang Shalih[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 21″ state=”close”]Berlebih-lebihan Terhadap Kuburan Orang-orang Shalih Menjadi Penyebab Dijadikannya Sesembahan Selain Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 22 ” state=”close”]Upaya Nabi ﷺ Dalam Menjaga Tauhid dan Menutup Jalan Yang Menuju Pada Kesyirikan[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 23″ state=”close”]Keterangan Bahwa Sebagian Umat Ini Ada Yang Menyembah Berhala[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 24 ” state=”close”]Sihir[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 25″ state=”close”]Macam-macam Sihir[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 26″ state=”close”]Dukun, Peramal dan Sejenisnya[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 27″ state=”close”]Nusyrah (Menghilangkan Sihir dengan Sihir)[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 28″ state=”close”]Tathayyur[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 29″ state=”close”]Ilmu Nujum (Perbintangan)[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 30″ state=”close”]Menisbatkan Turunnya Hujan Kepada Bintang[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 31″ state=”close”]Cinta Kepada Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 32″ state=”close”]Takut Kepada Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 33″ state=”close”]Tawakkal Kepada Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 34″ state=”close”]Merasa Aman Dari Makar Allah dan Putus Asa Dari Rahmat-Nya[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 35″ state=”close”]Termasuk Iman Kepada Allah; Sabar Dengan Takdir-Nya[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 36″ state=”close”]Riya’[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 37 ” state=”close”]Termasuk Syirik Beramal Shaleh Untuk Dunia[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 38 ” state=”close”]Menaati Ulama dan Umara Dalam Pengharaman Yang Halal dan Penghalalan Yang Haram[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 39 ” state=”close”]Berhakim Kepada Selain Allah Dan Rasul-Nya[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 40 ” state=”close”]Mengingkari Sebagian Nama Dan Sifat Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 41″ state=”close”]Ingkar Terhadap Nikmat Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 42″ state=”close”]Larangan Menjadikan Sekutu Bagi Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 43″ state=”close”]Orang Yang Tidak Rela Terhadap Sumpah Yang Menggunakan Nama Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 44″ state=”close”]Ucapan “Atas Kehendak Allah dan Kehendakmu”[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 45″ state=”close”]Barangsiapa Mencaci Masa Maka Dia Telah Menyakiti Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 46″ state=”close”]Penggunaan Gelar Qadhi Qudhat dan Semisalnya[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 47″ state=”close”]Memuliakan Nama-nama Allah dan Mengganti Nama Untuk Tujuan Ini[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 48″ state=”close”]Berolok-olok Dengan Allah, Al-Qur’an atau Rasulullah ﷺ[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 49″ state=”close”]Mensyukuri Nikmat Allah [/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 50″ state=”close”]Nama Yang Diperhambakan Kepada Selain Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 51″ state=”close”]Menetapkan Asma’ul Husna Hanya Untuk Allah dan Tidak Menyelewengkannya[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 52″ state=”close”]Larangan Mengucapkan As-Salamu ‘Alallah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 53″ state=”close”]Berdo’a Dengan Ucapan: Ya Allah Ampunilah Aku Jika Engkau Menghendaki[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 54″ state=”close”]Larangan Mengucapkan Abdi Atau Amati (Hambaku)[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 55″ state=”close”]Larangan Menolak Permintaan Orang Yang Menyebut Nama Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 56″ state=”close”]Tidak Meminta Dengan Menyebut Wajah Allah Kecuali Surga[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 57″ state=”close”]Ucapan “Seandainya” (Law)[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 58″ state=”close”]Larangan Mencaci Maki Angin[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 59″ state=”close”]Larangan Berprasangka Buruk Terhadap Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 60 ” state=”close”]Orang-orang Yang Mengingkari Qadar (Takdir)[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 61 ” state=”close”]Para Penggambar (Pelukis) Makhluk Bernyawa[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 62″ state=”close”]Larangan Banyak Bersumpah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 63″ state=”close”]Dzimmah (Jaminan) Allah dan Nabi-Nya[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 64″ state=”close”]Larangan Bersumpah Mendahului Allah[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 65″ state=”close”]Larangan Menjadikan Allah Sebagai Perantara Kepada Makhluk-Nya[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 66″ state=”close”]Upaya Rasulullah ﷺ Dalam Menjaga Kemurnian Tauhid dan Menutup Semua Jalan Yang Menuju Kepada Kesyirikan[/toggle]

[toggle title=”KITABUT TAUHID BAB 67″ state=”close”]Keagungan dan Kekuasaan Allah[/toggle]

Arsip artikel Kitabut Tauhid ini selesai disusun pada Sabtu, 28 Syawal 1441H/20 Juni 2020M

Ditulis oleh: Zahir Al-Minangkabawi

Follow fanpage maribaraja KLIK

Instagram @maribarajacom

Bergabunglah di grup whatsapp maribaraja atau dapatkan broadcast artikel dakwah setiap harinya. Daftarkan whatsapp anda  di admin berikut KLIK

Zahir Al-Minangkabawi

Zahir al-Minangkabawi, berasal dari Minangkabau, kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Padang, melanjutkan ke Takhasshus Ilmi persiapan Bahasa Arab 2 tahun kemudian pendidikan ilmu syar'i Ma'had Ali 4 tahun di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Gresik, Jawa Timur, di bawah bimbingan al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc hafizhahullah dan lulus pada tahun 1438H. Sekarang sebagai staff pengajar di Lembaga Pendidikan Takhassus Al-Barkah (LPTA) dan Ma'had Imam Syathiby, Radio Rodja, Cileungsi Bogor, Jawa Barat.

One Comment

  1. Akhi, izin download artikelnya. Soalnya aku mulai bisa baca kalo lagi offline. Kalo online mah selalu terganggu. Jazaakumullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
WhatsApp chat